Iklan

Iklan

Iklan

Iklan
Tahun Baru Imlek

Iklan

Sentuhan Kreatif Ibu Gubernur Dorong Ekonomi Rakyat: Kerajinan Kelapa Sulut Disiapkan Jadi Ikon Ekraf Daerah

Swara Manado News
Sabtu, 20 Desember 2025, 10:44 WIB Last Updated 2025-12-20T02:44:37Z


Manado —
Kreativitas berbasis kearifan lokal kembali mendapat perhatian serius. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Utara, Ny. Anik Yulius Selvanus, menegaskan komitmennya mendorong pengembangan kerajinan berbasis kelapa dan produk turunannya sebagai produk unggulan sekaligus ikon ekonomi kreatif Sulut yang berdampak langsung bagi ekonomi rakyat.

Komitmen tersebut disampaikan Ny. Anik saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kerajinan Kelapa dan Produk Turunannya yang digelar di Hotel Ibis Manado, Jumat (19/12/2025). Kegiatan ini dinilai strategis karena menyasar peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal dalam mengolah komoditas kelapa—salah satu kekayaan alam utama Sulawesi Utara—menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Sulawesi Utara memiliki potensi kelapa yang sangat besar. Jika dikelola dengan kreativitas, inovasi, dan sentuhan desain yang tepat, kerajinan berbasis kelapa tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga menjadi identitas daerah,” ujar Ny. Anik.

Ia menekankan, bimtek tidak boleh berhenti pada transfer pengetahuan semata. Para peserta diharapkan mampu menerapkan ilmu secara nyata, konsisten, dan berkelanjutan, sehingga menghasilkan produk yang kompetitif di pasar lokal hingga nasional.

Lebih jauh, Ny. Anik menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi embrio lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing. Menurutnya, sektor kerajinan merupakan pilar penting penguatan ekonomi kreatif sekaligus instrumen efektif pemberdayaan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut konkret, Dekranasda Sulut akan menjalankan sejumlah langkah strategis, mulai dari pembentukan kelompok usaha, pendampingan berkelanjutan, hingga dukungan pemasaran dan fasilitasi peralatan bagi peserta yang menunjukkan perkembangan positif.

Kami tidak ingin pelatihan ini berakhir begitu saja. Akan ada pendampingan dan dukungan nyata agar para perajin bisa naik kelas dan produknya benar-benar masuk pasar,” tegasnya.

Ny. Anik Yulius Selvanus juga menilai pengembangan kerajinan kelapa sejalan dengan upaya memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan Dekranasda, ia optimistis kerajinan kelapa Sulawesi Utara mampu tampil sebagai kekuatan baru ekonomi kreatif daerah—dari desa, untuk pasar yang lebih luas.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Sentuhan Kreatif Ibu Gubernur Dorong Ekonomi Rakyat: Kerajinan Kelapa Sulut Disiapkan Jadi Ikon Ekraf Daerah

Terkini

Iklan