Sulut - Progres pembangunan MOR 3 sempat mengalami perlambatan akibat cuaca ekstrem yang melanda lokasi pekerjaan dalam beberapa waktu terakhir. Curah hujan tinggi dan kondisi alam yang tidak bersahabat menjadi faktor utama terhambatnya aktivitas lapangan, khususnya pada tahapan pemancangan.
Meski demikian, hingga saat ini progres pemancangan telah mencapai 89 persen dan pekerjaan dijadwalkan kembali berjalan optimal mulai besok, seiring membaiknya kondisi cuaca serta kesiapan peralatan dan tenaga kerja.
Kasatker Wilayah 1 BPJN Sulawesi Utara, Ir. Ringgo Radetyo, ST., ME., IPU., ASEAN Eng., menjelaskan kepada media ini bahwa kendala cuaca menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan proyek, namun tidak mengubah komitmen pihaknya untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai rencana.
“Bulan lalu pekerjaan cukup terhambat karena cuaca ekstrem. Namun saat ini progres pemancangan sudah 89 persen dan besok pekerjaan kembali berjalan normal,” jelas Ringgo.
Ia juga mengungkapkan bahwa sempat terjadi kendala teknis terkait armada tronton pengangkut besi yang digunakan untuk kebutuhan lain. Namun persoalan tersebut telah diantisipasi dan masuk dalam perhatian khusus agar tidak berdampak pada jadwal proyek.
“Semua peralatan utama saat ini sudah siap, mesin on the track. Besi pabrikasi mulai dipasang, selanjutnya langsung dilakukan pengecoran, kemudian dilanjutkan pekerjaan dinding,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ringgo menegaskan bahwa pelaksanaan proyek tetap mengacu pada metode kerja yang telah ditetapkan, dengan mengedepankan aspek teknis, keselamatan, dan kualitas konstruksi. Upaya percepatan terus dioptimalkan agar manfaat proyek dapat segera dirasakan masyarakat.
“Target kami, dalam waktu dekat kendaraan kecil sudah bisa melintas. Kami terus mengupayakan percepatan pekerjaan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama,” pungkasnya.
Dengan strategi percepatan dan pengawasan ketat di lapangan, proyek MOR 3 diharapkan dapat segera diselesaikan dan memberikan dampak positif bagi konektivitas serta kelancaran arus transportasi di wilayah tersebut.


