Tomohon – Hamparan padi menguning di Kelurahan Taratara, Kecamatan Tomohon Barat, menjadi saksi komitmen kuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam menopang program swasembada pangan nasional.
Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Victor Mailangkay, memimpin langsung Panen Raya sekaligus mengikuti Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden Republik Indonesia, Rabu (7/1/2026).
Didampingi Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk, S.H., Wagub Victor Mailangkay turun ke sawah, menyapa para petani dan memanen padi sebagai simbol keberhasilan kerja bersama antara pemerintah, aparat keamanan, dan kelompok tani. Bagi Wagub, momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata bahwa ketahanan pangan dibangun dari kerja lapangan yang konsisten.
“Pertanian adalah kekuatan dasar daerah. Jika petani sejahtera dan produksi stabil, maka ketahanan pangan akan terjaga. Sulawesi Utara siap memberi kontribusi nyata bagi Indonesia,” tegas Victor Mailangkay di sela kegiatan.
Panen raya tersebut turut dihadiri KASDAM XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng Fajar Santoso, serta Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K. Kehadiran unsur TNI dan Polri mempertegas sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan dan keamanan daerah.
Usai panen, Wagub Victor bersama jajaran pemerintah daerah mengikuti zoom meeting nasional bersama Presiden Republik Indonesia dalam rangka pengumuman swasembada pangan. Dari Tomohon, Sulawesi Utara menyatakan kesiapan mendukung penuh kebijakan strategis nasional di sektor pertanian.
Menurut Wagub, keberhasilan ini harus dijaga dengan peningkatan pendampingan petani, pemanfaatan teknologi pertanian, serta perlindungan lahan produktif. Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah kabupaten/kota dalam memastikan keberlanjutan program pangan.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Pemerintah Kota Tomohon, Kelompok Tani Mandiri, serta unsur TNI dan POLRI, menjadikan Panen Raya Taratara sebagai simbol kuat kolaborasi demi kemandirian pangan dan kesejahteraan petani Sulut.


