MANADO - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, SE, menegaskan peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Hal itu disampaikannya dalam peringatan Hari Desa Nasional, Kamis (15/1/2026).
Menurut Yulius, desa bukan hanya entitas administratif, tetapi tulang punggung ekonomi, sosial, dan budaya bangsa. Mayoritas penduduk Indonesia masih bermukim di desa, dan sumber daya ekonomi nasional baik SDM maupun SDA bertumpu dari wilayah pedesaan.
“Desa memiliki andil sangat besar dalam sejarah pembangunan Indonesia. Termasuk di Sulawesi Utara, sebagian besar masyarakat berasal dan berdomisili di desa,” tegas Yulius.
Berdasarkan data BPS 2024, Provinsi Sulawesi Utara memiliki 1.838 desa yang tersebar di 11 kabupaten, 4 kota, dan 171 kecamatan. Angka ini menegaskan betapa sentralnya desa dalam pembangunan daerah.
Peringatan Hari Desa Nasional sendiri mulai ditetapkan sejak Keppres RI Nomor 23 Tahun 2024, dengan tujuan meningkatkan kesadaran nasional akan peran desa dalam menopang kemajuan bangsa.
Tahun 2026, Hari Desa Nasional mengusung tema “Desa Mandiri, Indonesia Maju”, yang menurut Yulius bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan pembangunan ke depan.
“Tema ini menegaskan bahwa desa adalah fondasi menuju Indonesia yang berdaya saing,” ujarnya.
Ia membeberkan capaian membanggakan Sulut berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) Kemendes PDTT 2025, di mana tercatat 785 Desa Mandiri. Capaian ini menempatkan Sulawesi Utara di peringkat 7 nasional desa mandiri terbanyak.
“Ini patut kita syukuri dan banggakan. Artinya, ada peningkatan signifikan dalam layanan dasar, ekonomi desa, lingkungan, hingga tata kelola pemerintahan,” kata Gubernur.
Tak berhenti di situ, Yulius menargetkan seluruh desa di Sulut ke depan harus berstatus Desa Mandiri.
“Dengan status desa mandiri, ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan akan jauh lebih kuat. Desa akan lebih maju,” tandasnya
Pemerintah Provinsi Sulut, lanjut Yulius, berkomitmen penuh mendorong desa agar inovatif dan tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan pusat maupun daerah.
“Kami akan mendukung dan mendampingi desa, namun juga mengawasi agar setiap kebijakan pembangunan tetap berada di jalur yang benar,” pungkasnya.
Menutup pernyataannya, Gubernur Yulius Selvanus mengucapkan Selamat Hari Desa Nasional, seraya menegaskan bahwa masa depan Indonesia ditentukan dari kekuatan desa hari ini.


