Kombi – Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan objek wisata Ranowangko Beach Resort (RBR), Desa Ranowangko II, Kecamatan Kombi, pada Rabu, 7 Januari 2026, sekitar pukul 19.15 Wita. Kebakaran tersebut menghanguskan aula terbuka berukuran 15 x 25 meter, yang berada di area resort, tanpa menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan keterangan para saksi, yakni Dody Ibrahim (39), Marnes Sasela (43), dan Yanto Basir (25), yang merupakan pekerja harian di lokasi wisata tersebut, mereka sebelumnya meninggalkan camp tempat tinggal yang berada di bawah aula sekitar pukul 17.30 Wita untuk berkunjung ke rumah rekan mereka. Sekitar pukul 19.15 Wita, ketiganya melihat api telah membesar di bagian bawah aula yang diduga berasal dari area camp, sehingga langsung kembali ke lokasi dan bersama warga berupaya memadamkan api secara manual menggunakan ember dan selang air.
Upaya pemadaman kemudian dibantu dengan mobil tangki air milik Ranowangko Beach Resort, serta tiga unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Minahasa. Api dengan cepat membesar akibat kondisi bangunan yang sebagian besar berbahan kayu serta faktor angin kencang di lokasi yang merupakan area terbuka. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.00 Wita.
Pemilik Ranowangko Beach Resort, Imanuel Pesoth (23), menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya berada di rumah bersama keluarga, sebelum mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kebakaran. Saat keluar rumah, api sudah membakar bagian aula terbuka yang berada di samping kanan kediamannya. Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai Rp150.000.000, meliputi bangunan aula, kursi dan meja, pakaian pekerja, identitas pribadi, serta alat kerja sederhana.
Pengamanan dan penanganan lokasi kejadian dilaksanakan oleh personel Polsek Kombi yang dipimpin Kapolsek Kombi AKP Andris Kasim, bersama Piket Fungsi Polres Minahasa serta Tim INAFIS Polres Minahasa yang dipimpin KBO Reskrim IPDA Samsul Arasj. Aparat kepolisian telah melakukan langkah-langkah kepolisian berupa mendatangi TKP, membantu pemadaman api, mengamankan lokasi, serta berkoordinasi dengan pemilik untuk pelaksanaan olah TKP guna penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian memastikan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh tim terkait.


