Berita Aktual | Tajam & Terpercaya
Jakarta — Pemerintah Kabupaten Minahasa menunjukkan keseriusan dalam memperkuat pembangunan kehidupan keagamaan. Bupati Minahasa Robby Dondokambey, S.Si, MAP, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina W. Dondokambey Lengkong, SE, didampingi Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, melakukan konsultasi strategis dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Pdt. Johni Tilaar, S.Th, M.Si, di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Konsultasi tersebut membahas penguatan pembinaan kehidupan keagamaan Kristen, peningkatan sinergi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama, serta dukungan konkret terhadap program pembangunan rohani yang terintegrasi dengan aspek sosial kemasyarakatan di Kabupaten Minahasa.
Bupati Robby Dondokambey menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Minahasa untuk terus membangun komunikasi intensif dengan pemerintah pusat, khususnya dalam menyelaraskan dan mengoptimalkan program keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan umat.
“Pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pembangunan iman dan karakter masyarakat. Melalui konsultasi ini, kami berharap kerja sama Pemkab Minahasa dan Kementerian Agama RI semakin kuat dalam meningkatkan kualitas kehidupan beriman serta menjaga kerukunan umat beragama,” ujar Bupati.
Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Kemenag RI, Pdt. Johni Tilaar, menyambut positif kunjungan tersebut dan memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam mendukung program pembinaan umat dan peningkatan kualitas pelayanan keagamaan di daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan kehidupan keagamaan yang inklusif, harmonis, dan berkelanjutan.
Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut Kepala Bagian Umum dan Kepala Bagian Protokoler Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Konsultasi ini menjadi penegasan bahwa Pemkab Minahasa di bawah kepemimpinan RD–VASUNG terus mendorong pembangunan holistik—menggabungkan pembangunan fisik, sosial, dan spiritual—demi terwujudnya masyarakat Minahasa yang beriman, rukun, dan sejahtera.


