Iklan

Iklan

Sekot Manado Tancap Gas! 11 Camat dan 87 Lurah Digerakkan Perangi Sampah, 296 Ton per Hari Jadi Sorotan

Swara Manado News
Selasa, 20 Januari 2026, 10:05 WIB Last Updated 2026-01-20T03:28:52Z

Manado – Pemerintah Kota Manado makin serius menata persoalan sampah. Sekretaris Kota Manado melalui Asisten I Julises Oehlers, S.H secara resmi membuka Sosialisasi Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah, yang dihadiri 11 camat dan 87 lurah se-Kota Manado, bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Kegiatan strategis ini menjadi sinyal tegas Pemkot Manado untuk memperkuat kebijakan, regulasi, dan aksi nyata pengelolaan sampah berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), sekaligus menindaklanjuti arahan Kementerian Lingkungan Hidup guna menghindari sanksi administratif.

Dalam sambutan mewakili Sekot Manado, Asisten I Julises Oehlers menegaskan bahwa sampah adalah tanggung jawab kolektif. Ia mengingatkan, sampah sudah ada sejak manusia pertama, namun cara pengelolaannya menentukan masa depan kota.
“Budaya kumpul, pilah, dan kelola harus menjadi kesadaran bersama. Sampah jangan lagi dipandang sebagai beban, tapi potensi ekonomi,” tegas Julises, yang juga pernah menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan bahkan diundang khusus ke Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah internasional di Las Vegas Convention Center.

Julises menekankan pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik, optimalisasi TPS 3R, serta peningkatan peran aktif masyarakat hingga tingkat lingkungan. Target nasional pengurangan sampah sebesar 15 persen harus didukung dari bawah.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado, Drs. Pontowuisang Kakauhe, M.Ec.Dev, memaparkan kebijakan dan kondisi riil pengelolaan sampah kota. Ia mengungkapkan, produksi sampah Manado telah mencapai 296 ton per hari, dengan kondisi TPA yang sudah menggunung.
“Ini bukan ancaman, tapi gambaran kota yang terus maju. Tantangannya adalah bagaimana kita mengelolanya dengan benar,” ujarnya.

Pontowuisang menegaskan DLH bekerja berbasis data. Hotel dan restoran diperketat melalui kebijakan fiskal, namun pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas.
“Layani dulu masyarakat, angkat sampah tepat waktu. Jangan bikin susah warga soal retribusi tapi sampah dibiarkan menumpuk,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pembenahan infrastruktur TPA Sumompo, mulai dari jalan masuk yang dicor seperti jalan tol, hingga sistem penyemprotan kendaraan agar tidak menimbulkan bau di jalan.
“Bahu jalan bukan tempat sampah. Ada Perda jam buang sampah, semua harus patuh,” tambahnya.

Materi strategi pengelolaan sampah disampaikan oleh Maya Welan, S.Pi, yang memaparkan arah kebijakan pengelolaan sampah di Provinsi Sulawesi Utara. Ia mengingatkan bahwa kegagalan pengelolaan sampah bisa berujung sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup.
“Mari bantu Pemerintah Kota Manado. Pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan sendiri,” katanya.

Maya Welan juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja DLH Kota Manado. Menurutnya, TPA Sumompo mengalami banyak perubahan signifikan dan bahkan telah dikunjungi Menteri Lingkungan Hidup dengan penilaian yang baik.

Laporan kegiatan disampaikan oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kota Manado, Magrietje Lieke Kembuan, S.Sos., Aj.Ak., yang dikenal aktif dalam edukasi dan program kebersihan lingkungan di Sulawesi Utara. Kegiatan ini dimoderatori oleh Sekretaris Lingkungan Hidup Kota Manado, Denny Deddy Sangkaeng, SE, ME.

Sosialisasi ini bertujuan agar peserta mampu menerapkan prinsip 3R di tengah masyarakat, membangun gaya hidup sadar sampah, serta menciptakan lingkungan Kota Manado yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dengan keterlibatan penuh camat dan lurah, Pemkot Manado menegaskan komitmennya: Manado Maju dan Sejahtera dimulai dari pengelolaan sampah yang serius, tegas, dan berkelanjutan.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Sekot Manado Tancap Gas! 11 Camat dan 87 Lurah Digerakkan Perangi Sampah, 296 Ton per Hari Jadi Sorotan

Terkini

Iklan