Iklan

Iklan

Senyum di Gerbang Sekolah, Benteng SMPN 7 Manado Tangkal Neonasi Sejak Dini

Swara Manado News
Kamis, 29 Januari 2026, 21:05 WIB Last Updated 2026-01-30T13:06:25Z



MANADO - Pagi hari di SMP Negeri 7 Manado selalu dimulai dengan pemandangan yang menenangkan. Di gerbang sekolah, para guru dan pengurus OSIS menyambut siswa dengan salam, sapa, dan senyum. Namun di balik suasana hangat itu, ada keseriusan tinggi dalam menjaga sekolah tetap aman dan bebas dari neonasi.



Kepala SMP Negeri 7 Manado, Debby Tampi, S.Pd, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada satu pun siswa yang terpapar neonasi. Pencegahan dilakukan sejak langkah pertama siswa menginjakkan kaki di sekolah. 

Sebelum apel pagi dimulai, seluruh siswa diminta berbaris rapi untuk dilakukan pengecekan tas. Tujuannya jelas: memastikan tidak ada senjata tajam maupun barang terlarang lainnya yang masuk ke lingkungan sekolah.


“Untuk siswa perempuan juga dilakukan pemeriksaan khusus, agar tidak membawa barang-barang yang belum wajar mereka gunakan,” ujar Debby Tampi. Jika ditemukan pelanggaran, barang tersebut langsung disita dan orang tua dipanggil ke sekolah. Barang sitaan hanya diserahkan kembali kepada orang tua, disertai pembinaan dan harapan agar kejadian serupa tidak terulang.


Tak hanya pengawasan fisik, SMPN 7 Manado juga menekankan pembinaan karakter. Sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai, siswa dibekali pembinaan tentang pentingnya saling menghargai, menghormati, dan saling membantu antar sesama teman. Nilai-nilai kebersamaan ini diyakini menjadi benteng utama mencegah pengaruh negatif dari luar.


Penguatan karakter juga dilakukan melalui program kerohanian sesuai dengan kepercayaan masing-masing siswa. Bagi siswa Muslim dilaksanakan pesantren kilat, sementara siswa Kristen mengikuti kegiatan ret-ret. Setiap pagi, kegiatan belajar selalu diawali dengan doa bersama, menanamkan nilai spiritual sejak dini.


Dalam rangka menumbuhkan rasa cinta tanah air, SMP Negeri 7 Manado mengintegrasikan pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan Pendidikan Moral Pancasila. Kurikulum yang diterapkan mengikuti arahan Kementerian Pendidikan, dengan fokus pada pembentukan karakter peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak, beretika, dan berjiwa nasionalis.


Debby Tampi juga menitipkan pesan penting kepada para orang tua siswa. Ia mengajak orang tua untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pihak sekolah dan guru. “Dengan sinergi yang kuat antara sekolah dan orang tua, kita bisa bersama-sama mencerdaskan anak bangsa,” tegasnya.


SMP Negeri 7 Manado sendiri beralamat di Jalan Tololiu Supit, Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, Kota Manado. Di sekolah ini, keamanan, kedisiplinan, dan pembentukan karakter berjalan beriringandimulai dari senyum di pagi hari hingga nilai-nilai luhur yang ditanamkan di ruang kelas.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Senyum di Gerbang Sekolah, Benteng SMPN 7 Manado Tangkal Neonasi Sejak Dini

Terkini

Iklan