Iklan

Iklan

Iklan

Iklan
Tahun Baru Imlek

Iklan

Gemuruh 300 Kendaraan Guncang Manado! Gubernur YSK Lepas Pawai Takbiran Penuh Makna

Swara Manado News
Jumat, 20 Maret 2026, 21:52 WIB Last Updated 2026-03-20T13:52:48Z

    Foto: (Ist)
MANADO
 - Suasana malam di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Jumat (20/3), berubah menjadi lautan cahaya dan gema takbir. Sebanyak 300 kendaraan roda empat berbaris rapi, menciptakan pemandangan spektakuler dalam Pawai Takbiran menyambut Idul Fitri yang secara resmi dilepas Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK).


Kemeriahan terasa begitu kental. Lampu-lampu dekoratif menghiasi kendaraan, termasuk enam mobil hias yang tampil mencolok dengan ornamen masjid dan simbol-simbol Islami. Tak sekadar parade, momen ini menjelma menjadi simbol kuat persatuan dan toleransi di Bumi Nyiur Melambai.


Gubernur YSK tampak antusias menyaksikan langsung lautan peserta yang memadati lokasi. Ia menyebut, pawai tahun ini menjadi salah satu yang terbesar dalam beberapa tahun terakhir.


“Semangat kebersamaan ini harus terus kita jaga. Ini luar biasa, bahkan menurut saya yang terbanyak,” tegas YSK.


Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, panitia membatasi peserta hanya kendaraan roda empat tanpa kehadiran roda dua dan mikrolet. Kebijakan ini diambil demi menjaga ketertiban, keamanan, serta kekhidmatan lantunan takbir yang menggema sepanjang rute pawai.


Di balik kemegahan dan gemerlap lampu, YSK menegaskan bahwa esensi utama kegiatan ini adalah kemenangan spiritual umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan.


“Malam ini adalah kebahagiaan. Kita merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa. Atas nama Pemerintah Provinsi, saya mengucapkan selamat Idul Fitri,” ucapnya penuh kehangatan.


Namun, di tengah euforia, YSK juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melupakan saudara-saudara yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana. Ia mengajak seluruh warga untuk menyelipkan doa bagi percepatan pemulihan di wilayah terdampak.


Pesan itu menjadi penegas bahwa perayaan bukan hanya soal suka cita, tetapi juga tentang kepedulian dan solidaritas.


Saat bendera start dikibarkan, iring-iringan kendaraan perlahan bergerak menyusuri jalanan kota Manado. Gema takbir bersahut-sahutan dari pengeras suara, menciptakan atmosfer religius yang menyentuh hati.


Pawai takbiran malam itu bukan sekadar tradisi tahunan. Ia menjadi potret nyata bahwa di Sulawesi Utara, keberagaman bukan sekadar slogan—melainkan kekuatan yang hidup, tumbuh, dan dirayakan bersama.


Di bawah kepemimpinan YSK, harmoni tetap terjaga, tradisi terus lestari, dan Idul Fitri disambut dengan penuh makna—antara syukur, persatuan, dan kepedulian.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Gemuruh 300 Kendaraan Guncang Manado! Gubernur YSK Lepas Pawai Takbiran Penuh Makna

Terkini

Iklan