Minahasa – Suasana duka menyelimuti Desa Leilem, Kecamatan Sonder, saat jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa hadir langsung memberikan penghormatan terakhir atas berpulangnya Almarhumah Fietje Waani. Kehadiran pimpinan daerah menjadi simbol empati yang tulus di tengah kesedihan keluarga besar Roring-Waani.
Bupati Minahasa, , bersama Wakil Bupati , tiba di rumah duka dengan langkah penuh khidmat. Turut mendampingi, Sekretaris Daerah serta Ketua TP-PKK Minahasa .
Di rumah duka, rombongan disambut keluarga yang tengah berduka, termasuk , putra dari almarhumah yang juga dikenal sebagai Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dan mantan Bupati Minahasa periode 2018–2023.
Dengan penuh empati, Bupati Robby menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama pribadi, keluarga, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.
“Kami datang bukan hanya sebagai pemerintah, tetapi sebagai keluarga besar yang turut merasakan duka ini. Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kekuatan dan penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ungkapnya dengan suara lirih.
Suasana haru tak terelakkan. Doa-doa dipanjatkan, mengiringi kenangan akan sosok almarhumah yang dikenal penuh kasih dan perhatian terhadap sesama. Tangis keluarga dan pelayat pecah saat penghormatan terakhir berlangsung, menggambarkan betapa besar cinta yang ditinggalkan.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi wujud nyata solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat. Para pejabat dan pelayat yang hadir turut memberikan dukungan moril, mempererat rasa kekeluargaan di saat duka mendalam.
Kepergian Almarhumah Fietje Waani meninggalkan jejak kenangan yang tak terlupakan. Bagi keluarga dan masyarakat yang mengenalnya, ia adalah sosok ibu yang hangat, penuh cinta, dan selalu hadir bagi sesama.
Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan. (Jemy)


