KOTAMOBAGU - Langit senja yang perlahan berubah jingga menjadi saksi hangatnya kebersamaan di halaman Masjid Al-Mustaqim Polres Kotamobagu, Rabu (4/3/2026). Suasana syahdu Ramadhan terasa begitu kuat ketika keluarga besar Polres Kotamobagu berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang sarat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Di bawah tema “Pererat Silaturahmi, Tebarkan Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadhan,” kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang mempererat hubungan antara aparat kepolisian, Bhayangkari, insan pers, serta masyarakat, termasuk anak-anak dari Panti Asuhan Ar-Rahman yang turut merasakan hangatnya kebersamaan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., bersama para Pejabat Utama (PJU), personel Polres Kotamobagu, pengurus Bhayangkari Cabang Kotamobagu, serta para jurnalis.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Ummul Kitab Surah Al-Fatihah, menciptakan suasana religius yang menenangkan. Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa momentum buka puasa bersama memiliki makna strategis dalam memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan Polres sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat soliditas serta sinergitas dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar AKBP Irwanto.
Menurutnya, buka puasa bersama di masjid bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga sarana meningkatkan kepedulian sosial serta berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya kaum dhuafa.
Ia menambahkan, kebersamaan saat berbuka mencerminkan nilai persaudaraan tanpa sekat sosial, sekaligus membangun kebiasaan ibadah berjamaah melalui salat Magrib dan tarawih bersama.
Nuansa spiritual semakin terasa melalui tausiyah Ramadhan yang disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Darurrahmah Az-Zainiyah Pontodon, Kyai Asep Agung Maulana, S.PdI., M.Pd. Dalam ceramah singkatnya, ia mengajak seluruh peserta menjadikan Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbaiki diri, meningkatkan kepedulian sosial, dan menumbuhkan keikhlasan dalam setiap bentuk pengabdian,” pesannya.
Menjelang azan Magrib, suasana keakraban semakin terasa. Personel polisi, Bhayangkari, wartawan, hingga anak-anak panti duduk berdampingan, berbagi hidangan sederhana namun penuh makna.
Di tengah kesibukan tugas menjaga keamanan masyarakat, momen ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan dan kebersamaan tetap menjadi fondasi utama pengabdian — menghadirkan wajah Polri yang lebih dekat, hangat, dan humanis di bulan suci Ramadhan.


