Manado – Respons cepat ditunjukkan melalui Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) yang berhasil memulihkan 100 persen sistem kelistrikan di dan sekitarnya pasca gempa bumi yang terjadi pada Kamis pagi (2/4/2026).
Pemulihan total tercatat rampung pada pukul 13.51 WITA, hanya beberapa jam setelah gempa mengguncang wilayah tersebut. Seluruh jaringan yang terdampak berhasil dinormalkan, termasuk 14 penyulang listrik dan 887 gardu distribusi yang kini kembali beroperasi penuh.
General Manager PLN UID Suluttenggo, , menegaskan bahwa sejak getaran pertama terasa, tim PLN langsung bergerak cepat melakukan inspeksi dan pemulihan bertahap di lapangan.
“Listrik adalah kebutuhan vital, apalagi dalam kondisi darurat. Karena itu, kami bergerak cepat memastikan seluruh sistem kembali normal. Tepat pukul 13.51 WITA, seluruh penyulang dan gardu distribusi telah beroperasi kembali 100 persen,” tegasnya.
Dalam proses penormalan, PLN tetap mengedepankan aspek keselamatan. Setiap infrastruktur diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada kerusakan yang berpotensi membahayakan masyarakat maupun petugas sebelum aliran listrik dinyalakan kembali.
PLN juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan pasca gempa, seperti kabel terkelupas, tiang miring, atau percikan api. Pelaporan dapat dilakukan melalui aplikasi untuk penanganan cepat.
Langkah sigap ini kembali menegaskan komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik, bahkan di tengah situasi bencana, demi memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman dan nyaman.




