Iklan

Polri Benahi Kekuatan Dalmas: Riset Almatsus Diburu Demi Redam Potensi Konflik Unjuk Rasa

Swara Manado News
Selasa, 05 Mei 2026, 19:15 WIB Last Updated 2026-05-05T11:15:03Z


Minahasa
– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tancap gas memperkuat kesiapan pengendalian massa (Dalmas) melalui riset strategis terkait optimalisasi alat material khusus (almatsus). Langkah ini dinilai krusial di tengah meningkatnya dinamika unjuk rasa yang berpotensi berujung konflik terbuka jika tidak ditangani secara profesional dan terukur.

 

Penelitian bertajuk “Optimalisasi Almatsus Dalmas Polri guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik dalam rangka Mewujudkan Harkamtibmas” ini menjadi bagian dari upaya serius Polri memastikan kesiapan sarana-prasarana di tingkat kewilayahan. Fokus utamanya tak hanya pada kelengkapan alat, tetapi juga efektivitas penggunaan di lapangan oleh personel.


 

Tim peneliti menyoroti kondisi riil almatsus Dalmas yang saat ini digunakan, termasuk berbagai kendala teknis maupun operasional yang dihadapi anggota. Evaluasi ini diharapkan mampu melahirkan formulasi konkret untuk meningkatkan kualitas peralatan sekaligus memaksimalkan fungsi penggunaannya saat menghadapi massa aksi.


Pendekatan penelitian dilakukan secara menyeluruh. Selain pengumpulan data melalui kuesioner daring yang melibatkan 100 personel tingkat Polda dan 50 dari Polres/Polresta, tim juga menggelar wawancara mendalam dengan para pemangku fungsi teknis. Mereka yang diwawancarai antara lain Kasatsamapta, Kabaglog, Kanit Dalmas, hingga operator kendaraan taktis dan pengelola gudang peralatan.


Tak berhenti di situ, observasi langsung ke lapangan turut dilakukan untuk memastikan kondisi faktual almatsus, termasuk kesiapan kendaraan taktis (rantis) dan perlengkapan pendukung lainnya. Langkah ini menjadi indikator penting dalam mengukur kesiapan riil menghadapi situasi eskalatif.


Rangkaian kegiatan penelitian dimulai sejak 3 Mei 2026 dengan keberangkatan tim dari Jakarta. Setelah melapor ke Kapolda pada 4 Mei, tim langsung bergerak melakukan penelitian di tingkat Polda hingga Polres selama 5–6 Mei. Hasil penelitian dijadwalkan diserahkan pada 7 Mei sebelum tim kembali ke Jakarta.


Tim ini dipimpin oleh Kombes Pol Guno Pitoyo, S.I.K., M.H., dengan dukungan AKBP S.A. Kurniawan, S.Kom., IPTU Kristo Baptisto Sormin, S.T., serta Dr. Eko Sakapurnama, M.B.A., CHRM sebagai narasumber.


Penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi tajam dan aplikatif untuk memperkuat kapasitas Dalmas. Tujuan akhirnya jelas: menciptakan penanganan unjuk rasa yang humanis namun tegas, sekaligus menekan potensi konflik demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).


Di tengah meningkatnya intensitas aksi massa di berbagai daerah, optimalisasi almatsus bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak. Polri dituntut hadir dengan kesiapan penuh—bukan hanya dalam jumlah personel, tetapi juga kualitas perlengkapan dan strategi penanganan di lapangan.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Polri Benahi Kekuatan Dalmas: Riset Almatsus Diburu Demi Redam Potensi Konflik Unjuk Rasa

Terkini

Iklan