WAREMBUNGAN - Paroki Katolik Sto. Petrus Rasul Warembungan tengah bersiap menyambut ratusan peserta Family Gathering (FG) Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) se-Keuskupan Manado yang akan digelar pada 16–17 Mei 2026.
Kegiatan tahunan berskala keuskupan ini dipastikan menjadi momentum penting bagi penguatan pelayanan komunikasi gereja di kawasan timur Indonesia. Tidak hanya dihadiri utusan Komsos dari berbagai paroki di Kevikepan Manado, Gorontalo hingga Sulawesi Tengah, acara ini juga akan menghadirkan pengurus Konferensi Waligereja Indonesia atau KWI Pusat.
Pastor Paroki Sto. Petrus Warembungan, RD Alfianus Windy Tangkuman, mengatakan seluruh umat dan panitia kini mematangkan persiapan demi menyukseskan agenda besar tersebut.
“Peserta yang hadir merupakan utusan Komsos dari paroki-paroki se-Kevikepan Manado, Gorontalo dan Sulawesi Tengah. Mereka akan mengikuti berbagai agenda yang sudah dipersiapkan panitia,” ujar Pastor Windy didampingi Ketua Komsos Keuskupan Manado, RD Yohanes Made Pantyasa.
Ketua Panitia, Jimmy Senduk, menjelaskan kegiatan akan diisi dengan materi pendalaman pesan Paus terkait pentingnya menjaga suara dan wajah manusia di tengah perkembangan media komunikasi modern. Selain itu, peserta juga akan membahas peluang dan tantangan pastoral Komsos di era digital.
“Ini bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi ruang refleksi dan penguatan pelayanan komunikasi gereja agar tetap relevan menghadapi perkembangan zaman,” katanya.
Menariknya, seluruh peserta akan ditampung di rumah-rumah umat Katolik di Warembungan. Tradisi ini dinilai menjadi simbol kuat persaudaraan dan semangat pelayanan umat.
Wakil Ketua Panitia Ben Lumi bersama Sekretaris Stenly Ngelo dan Bendahara Jacky Randang mengatakan pola penerimaan peserta oleh keluarga umat sudah menjadi budaya pelayanan di Paroki Warembungan.
“Setiap ada kegiatan besar tingkat Keuskupan, baik OMK, Sekami maupun kegiatan lainnya, peserta selalu menginap di rumah umat. Ini bagian dari kebersamaan dan persaudaraan,” ujar Seksi Akomodasi Axelia Kuntag dan Mercy Sambuaga.
Ketua Komsos Paroki Warembungan, Vinno Taroreh, menegaskan Family Gathering ini menjadi bagian dari perayaan Minggu Komunikasi Sosial Sedunia yang setiap tahun diperingati Gereja Katolik.
Menurutnya, perayaan tersebut bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan pengingat pentingnya komunikasi dalam karya pewartaan gereja.
“Momentum ini juga menjadi wadah memperkuat kapasitas Komsos paroki se-Keuskupan Manado sekaligus mempererat persaudaraan antarumat,” tambah Jacky Taroreh yang juga menjabat Sekretaris DPP Paroki.
Sementara itu, panitia memastikan seluruh kebutuhan peserta, termasuk konsumsi dan akomodasi, telah siap seratus persen. Seksi konsumsi Ingrid Wongkar dan Claudia Pijoh menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.
Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, terutama Bupati Joune James Esau Ganda, jajaran Bank SulutGo, Kapolda Sulut Roycke Langie, serta seluruh umat Katolik Warembungan yang ikut membantu pendanaan maupun kebutuhan konsumsi kegiatan.
“Kami yakin bantuan dan dukungan dari semua pihak akan menjadi berkat bagi keluarga para penyumbang. Tuhan pasti membalas setiap kebaikan,” ujar Ingrid dan Claudia penuh harap.


