KOTAMOBAGU — Tragedi kecelakaan dalam ajang drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, menyisakan duka mendalam. Hingga Senin, 10 Agustus 2026, tercatat delapan orang meninggal dunia, sementara sembilan korban lainnya masih menjalani perawatan medis.
Data tersebut berdasarkan daftar korban yang disebut telah dirilis pihak medis dan kepolisian Polres Kotamobagu.
Mayoritas korban merupakan warga Kota Kotamobagu dan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong).
Delapan Korban Meninggal Dunia
Berikut identitas korban meninggal dunia:
-
Harianti Mokoginta, warga Desa Bilalang III Utara, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.
-
Nilawati Mokodongan, warga Desa Pontodon Induk, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
-
Lisma Mokoginta, warga Desa Bilalang Utara, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.
-
Ali Ponamon, warga Desa Pontodon Induk, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
-
Riana/Risna Longkun, warga Desa Bilalang Baru, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.
-
Biyo Mokoagow, warga Desa Bilalang III, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.
-
Rugaina Manangin/Menangin, warga Desa Bilalang IV, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.
-
Ali Jojang, warga Desa Bilalang IV, Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow. Korban dilaporkan meninggal dunia pada Senin dini hari saat menjalani perawatan di RSUD Monompia.
Kepergian delapan korban menambah panjang duka keluarga dan masyarakat yang terdampak tragedi tersebut.
Sembilan Korban Masih Jalani Perawatan
Selain korban meninggal dunia, sembilan korban lainnya masih mendapatkan penanganan medis. Sebagian korban dilaporkan mengalami patah tulang dan cedera kepala serta menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, termasuk RSUD Pobundayan, RSUD Monompia, dan sebagian telah dirujuk ke RSUP Prof. dr. R.D. Kandou Manado.
Sembilan korban yang masih menjalani perawatan tersebut yakni:
- Johar Mokoginta, Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow.
- Rina Longkun, Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow.
- Hadi Toisi, Desa Bilalang III, Kabupaten Bolaang Mongondow.
- Murdani Pobela, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
- Muxin Dondo, Desa Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
- Arhan Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
- Rapiska Mokodongan, Desa Bilalang III, Kabupaten Bolaang Mongondow.
- Enjelia Lito, Desa Pontodon, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu.
- Prasetio Mokodongan, Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow.
Tragedi ini menjadi pukulan berat bagi keluarga korban dan masyarakat Sulawesi Utara. Peristiwa tersebut juga menjadi perhatian serius terhadap aspek keselamatan dalam penyelenggaraan kegiatan balap kendaraan di ruang publik.
Hingga kini, perhatian publik tertuju pada proses penanganan para korban serta langkah aparat dalam mengusut secara menyeluruh penyebab dan rangkaian peristiwa yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Semoga seluruh korban yang telah berpulang mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, sementara sembilan korban yang masih menjalani perawatan diberikan kesembuhan dan kekuatan.
Amin. 🙏


