MANADO, SMNC – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulut memastikan percepatan penanganan ruas Jalan Winangun, Kota Manado, menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang berlubang dan berpotensi membahayakan pengguna.
Melalui koordinasi intensif antara Pemprov Sulut dan BPJN Sulut, proses penanganan kini difokuskan pada pekerjaan incasing serta penambalan titik-titik kerusakan. Pekerjaan tersebut ditargetkan selesai paling lambat dalam dua hari ke depan.
BPJN Sulut menjelaskan bahwa ruas Jalan Winangun merupakan jalan nasional, sehingga penanganannya menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui BPJN. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tetap aktif melakukan koordinasi agar proses perbaikan dapat berlangsung lebih cepat demi menjamin keselamatan masyarakat.
Kasatker PJN Wilayah I BPJN Sulawesi Utara, Ringgo Radetyo, menegaskan bahwa langkah yang dilakukan saat ini merupakan penanganan awal untuk mengembalikan fungsi jalan agar tetap aman dilalui.
"Kami terus menjaga fungsi jalan ini agar tetap aman dan layak dilalui. Setelah penambalan selesai, penanganan akan dilanjutkan melalui program pemeliharaan berikutnya," ujar Ringgo.
Sebelumnya, proses perbaikan sempat tertunda karena adanya kebocoran pipa air di bawah badan jalan. BPJN telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebocoran tersebut ditangani terlebih dahulu agar air tidak lagi menggenangi badan jalan, sehingga hasil perbaikan dapat lebih optimal.
Selama proses pekerjaan berlangsung, masyarakat diimbau untuk mengurangi kecepatan kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan tersebut.
Percepatan perbaikan Jalan Winangun diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan kenyamanan berkendara, sekaligus menjawab aspirasi masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi ruas jalan tersebut.


