Postingan Populer

Total Tayangan Halaman

Iklan

Konflik Upai-Poopo, Ketua PWI Kotamobagu Ajak Pers Jaga Kondusivitas

Swara Manado News
Senin, 28 September 2026, 09:28 WIB Last Updated 2026-09-28T01:28:45Z


KOTAMOBAGU — Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Kotamobagu, Konni Balamba, mengajak insan pers untuk mengedepankan pemberitaan yang sejuk, berimbang dan bertanggung jawab dalam menyikapi konflik horizontal antara sejumlah pemuda Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, dan pemuda Desa Poopo, Kabupaten Bolaang Mongondow.


Konflik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tersebut menjadi perhatian berbagai pihak. Konni berharap situasi tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan yang dapat mengganggu keamanan dan merusak hubungan baik masyarakat kedua wilayah.


Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda dari kedua wilayah, agar menahan diri dan memberikan ruang bagi upaya penyelesaian secara damai.


Secara khusus, Konni mengingatkan wartawan yang melakukan peliputan agar memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam menyampaikan informasi kepada publik.


Menurutnya, pemilihan judul, diksi, foto hingga narasi pemberitaan harus dilakukan secara cermat agar tidak memicu kesalahpahaman maupun memperkeruh situasi.


“Rekan-rekan wartawan tentu tetap harus menyampaikan fakta kepada masyarakat. Namun dalam situasi seperti ini, kita juga harus mengedepankan pemberitaan yang sejuk, berimbang dan tidak terkesan memprovokasi kedua belah pihak,” ujar Konni.


Ia menegaskan, pers memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas daerah melalui penyajian informasi yang akurat dan telah melalui proses verifikasi.


Konni juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi, termasuk unggahan dan komentar yang beredar di media sosial.


“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian. Upai dan Poopo adalah wilayah yang bertetangga. Jangan sampai persoalan yang terjadi justru merusak hubungan baik antarmasyarakat,” katanya.


Lebih lanjut, PWI Kotamobagu berharap seluruh pihak mengutamakan dialog dan penyelesaian secara damai serta mempercayakan penanganan persoalan kepada pihak berwenang.


Konni mengajak insan pers untuk menjadikan karya jurnalistik sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan, tanpa mengabaikan kewajiban menyampaikan fakta kepada masyarakat.


“Mari kita jadikan pemberitaan sebagai bagian dari solusi dan perdamaian, bukan menjadi pemicu munculnya persoalan baru,” pungkasnya.


👁️ Dilihat: hitwebcounter.com/
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Konflik Upai-Poopo, Ketua PWI Kotamobagu Ajak Pers Jaga Kondusivitas

Terkini

Iklan