MINAHASA, SMNC – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU wilayah Kabupaten Minahasa mendapat perhatian Polres Minahasa. Personel kepolisian turun langsung melakukan pemantauan di SPBU Kiniar, Ranowangko, dan Roong, Sabtu (17/10/2026), sekaligus membagikan air mineral kepada warga yang menunggu giliran pengisian BBM.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 12.00 WITA tersebut dipimpin Kasat Reskrim Polres Minahasa IPTU Raudo Perdana, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama Danton Siaga II AKP Noufy Massie dan Pamapta B AIPTU H. Sitorus, S.H., dengan melibatkan Unit III Tipidter Satreskrim, piket fungsi, serta Peleton Siaga Mako II.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan antrean kendaraan berlangsung tertib, pelayanan SPBU tetap berjalan, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Selain mengawasi kondisi antrean, personel juga membagikan air mineral kepada masyarakat sebagai bentuk pelayanan humanis Polri, terutama bagi warga yang harus menunggu cukup lama untuk memperoleh BBM.
Petugas turut mengimbau masyarakat agar tetap tenang, bersabar, mengikuti antrean sesuai ketentuan, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi mengenai ketersediaan Pertalite.
Polres Minahasa mengidentifikasi sejumlah faktor yang berpotensi memengaruhi panjangnya antrean Pertalite. Faktor tersebut antara lain kemungkinan keterlambatan distribusi BBM, meningkatnya permintaan masyarakat secara bersamaan, kekhawatiran terhadap ketersediaan pasokan, serta perbedaan kondisi stok dan jadwal pengiriman di setiap SPBU.
Meski demikian, faktor-faktor tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui koordinasi dengan Pertamina dan pengelola SPBU untuk memastikan penyebab antrean berdasarkan kondisi distribusi dan stok aktual.
Langkah koordinasi dinilai penting agar informasi yang diterima masyarakat akurat sekaligus mencegah berkembangnya kabar yang dapat memicu kepanikan atau pembelian BBM secara berlebihan.
Selain memantau antrean, personel kepolisian juga mengantisipasi potensi perselisihan antarkonsumen, ketidaktertiban antrean, serta gangguan kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU.
Pengawasan terhadap penyaluran BBM juga menjadi perhatian. Apabila ditemukan indikasi penyimpangan distribusi atau penyaluran, petugas akan melakukan pengecekan dan menindaklanjutinya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Minahasa berupaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif sekaligus memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat di tengah antrean BBM.
Masyarakat diimbau membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengacu pada informasi resmi dari pihak berwenang. Sementara itu, kepastian mengenai penyebab antrean serta kondisi pasokan Pertalite di wilayah Minahasa masih memerlukan penjelasan dari pihak terkait.
(SMNC)


