RATAHAN - Pemerintah Desa (Pemdes) Makalu, Kecamatan Pusomaen, sukses melakukan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) mulai tahap 1 sampai tahap 3. Kemudian dalam upaya menciptakan ketahanan pangan, Pemdes Makalu memanfaatkan lahan pertanian untuk ditanami jagung dan cabe.
Hukum Tua Desa Makalu, Festus Maringka mengatakan untuk penyaluran sudah selesai 100 persen. Artinya mulai dari tahap 1 sampai 3 sudah tuntas.
"Ada sekira 61 Kepa keluarga penerima BLT dan itu sudah kami tuntaskan penyalurannya. Tinggal menunggu lagi medio berikutnya untuk penyaluran yang sama," terang Festus.
Kemudian untuk ketabahan pangan, pihaknya mengaku sudah membuka lahan dan siap mengolahnya. Dimana lanjut Maringka, lahan tersebut akan ditanami jagung dan cabe.
"Ya, lahan akan kami manfaatkan untuk menanam jagung dan cabe. Itu sudah ditata dalam APBDes dengan anggaran sekira 20 persen. Sementara untuk kelompok, murni personal dari masyarakat desa kami," ketus Maringka.
Menurut Maringka, pemanfaatan lahan pertanian tersebut tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain mendapat pengetahuan terkait cocok tanam, juga menciptakan lapangan kerja apalagi bagi kaum milenial.
"Tentu akan sangat bermanfaat sekali ketika sudah ada hasil panen kedepan. Dan mudah-mudahan cuaca juga mendukung saat penanaman nanti," harap Festus sembari menambahkan bersamaan dengan itu pihaknya juga sedang mengolah peternakan (ternak babi) dan sudah dipanen hasilnya.
Festus menambahkan untuk kegiatan Posyandu dan Vaksinasi, intens dilakukan pihaknya.
"Kami terus melakukan kegiatan posyandu dibantu kader dan pihak Puskesmas atau bidan. Sementara untuk vaksinasi, kami juga terus mengajak agar melakukan vaksinasi 2 dan booster.
Karena rata-rata masyarakat desa kami sudah melakukan vaksinasi tahap 1," tukas Festus sembari mengajak masyarakat agar mendukung setiap program pemerintah baik desa, kecamatan hingga kabupaten. (adv*)










