Manado – Ribuan buruh dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sulawesi Utara. Namun berbeda dari bayangan banyak pihak, unjuk rasa kali ini berlangsung damai, tertib, dan penuh persatuan.
Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen (Purn) Yulius Selvanus, bersama Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay, serta jajaran Forkopimda Sulut, turun langsung menemui para buruh dan berdialog terbuka.
Dalam kesempatan itu, Gubernur mendengarkan secara langsung setiap aspirasi, mencatat poin-poin penting tuntutan buruh, dan menegaskan komitmen pemerintah untuk mencari solusi terbaik demi kesejahteraan para pekerja.
“Suasana cair terasa saat dialog berlangsung. Aksi ini bukan hanya penyampaian aspirasi, tetapi juga simbol harmoni dan persatuan. Kita bersepakat menjaga NKRI, dan menjadikan Sulut sebagai contoh demokrasi bermartabat bagi daerah lain di Indonesia,” ujar Gubernur.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para buruh yang telah menjaga ketertiban sepanjang aksi.
“Atas nama pemerintah provinsi Sulut, saya berterima kasih kepada para buruh yang menyampaikan aspirasi dengan damai. Ini bukti kedewasaan berdemokrasi di Sulut,” tambahnya.
Lebih lanjut, Gubernur berjanji akan menindaklanjuti setiap keluhan dan masukan yang disampaikan para buruh, demi menciptakan iklim kerja yang kondusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Sulawesi Utara.
Aksi ini pun mendapat apresiasi luas karena tidak hanya menyuarakan tuntutan pekerja, tetapi juga memperlihatkan wajah baru demokrasi Sulut yang santun, dewasa, dan penuh persaudaraan.


