Manado, 2 September 2025 – Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Sulawesi Utara, Tommy Sampelan, menegaskan harapannya agar Pemerintah Provinsi Sulut segera menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2025. Pernyataan ini disampaikan usai dirinya memimpin langsung aksi unjuk rasa damai di depan Kantor Gubernur Sulut, Selasa (2/9).
Dalam wawancara dengan sejumlah awak media, Tommy menyampaikan bahwa ribuan buruh yang turun ke jalan hari ini bukan hanya sekadar berteriak, melainkan membawa tuntutan nyata tentang keadilan upah.
“Kami berharap pemerintah benar-benar mendengar suara buruh. UMP Sulut sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan hidup layak. Kami minta segera ada kenaikan agar pekerja bisa hidup sejahtera,” ujar Tommy.
Ia menegaskan, buruh bukan hanya tulang punggung industri, tetapi juga penggerak perekonomian daerah. Karena itu, pemerintah harus hadir memberikan kepastian upah yang adil dan layak.
Tommy juga mengingatkan agar Dewan Pengupahan Sulut lebih transparan dalam menyusun kajian, dengan benar-benar melibatkan perwakilan buruh serta memperhitungkan kondisi riil di lapangan, terutama kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Jika UMP dinaikkan, bukan hanya buruh yang diuntungkan, tetapi juga seluruh perekonomian Sulut akan bergerak lebih sehat. Kami akan terus mengawal proses ini sampai ada keputusan final,” tambahnya.
Aksi damai SBSI Sulut hari ini berjalan tertib dan penuh kedisiplinan. Setelah menyampaikan aspirasi di Kantor Gubernur, massa buruh membubarkan diri dengan aman dan tenang.
Penulis: Steven


