Manado – Suasana penuh semangat kebersamaan mewarnai Pembekalan Pemuda Remaja Lintas Agama sebagai Duta Kerukunan yang digelar Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Manado bersama Sulawesi Utara, Rabu (3/9). Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam membekali generasi muda untuk merawat suasana rukun dan damai sebagai modal membangun bangsa.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menegaskan peran penting pemuda sebagai penggerak perubahan dan penjaga keutuhan bangsa. “Tugas kami sebagai pemerintah adalah menyediakan serta mempersiapkan infrastruktur sosial kemasyarakatan demi mendukung cita-cita generasi muda. Eksistensi negara ini lahir dari perjuangan pemuda, dan karena itu, menjaga kerukunan adalah tanggung jawab mereka,” tegas salah satu pejabat yang hadir.
Pesan serupa juga disampaikan Wali Kota Manado, yang menekankan bahwa kesejahteraan tidak akan tercapai tanpa kerukunan. “Kita tidak akan sejahtera kalau kita tidak rukun, dan yang paling berkepentingan menjaga kerukunan ke depan adalah kita sebagai generasi muda,” ujarnya.
Acara ini turut dihadiri Forkopimda Kota Manado, Kepala Kemenag Kota Manado Hj. Rogaya Udin, M.Pd, serta berbagai tokoh lintas agama. Kehadiran mereka meneguhkan komitmen bersama dalam memupuk semangat toleransi, persaudaraan, dan kerjasama lintas iman demi Sulawesi Utara yang maju dan sejahtera.
Kegiatan pembekalan ini tidak hanya memberi pemahaman tentang arti penting kerukunan, tetapi juga memotivasi para pemuda remaja untuk tampil sebagai generasi yang produktif, berprestasi, dan mampu berkarya nyata dalam kehidupan bermasyarakat.




