SMNC – Sebuah gebrakan besar lahir dari ruang audiensi yang mempertemukan Ketua Tim Penggerak PKK Sulut bersama jajaran Dekranasda, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Sulut, serta instansi teknis seperti Dinas Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut.
Dalam suasana penuh keakraban, audiensi tersebut menghasilkan kesepakatan konkret untuk memperkuat daya saing UMKM, meningkatkan branding produk lokal, serta membuka akses distribusi yang lebih luas, bahkan hingga ke pasar nasional.
Kepala Dinas Pangan Sulut, Dr. Franky A. Tintingon, S.STP, M.Si, bersama perwakilan Disperindag Sulut Leonard Liwoso, SP, M.Si, menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini bukan sekadar wacana. “Kami akan kawal langsung program-program ini di lapangan,” tegas Tintingon.
Sementara itu, Wakil Ketua LPM Sulut Rony D. Tolalu, SE, menyebut sinergi antar-lembaga ini sebagai momentum emas untuk menjawab tantangan ekonomi di tengah ketidakpastian global. “Produk lokal harus jadi penggerak utama ekonomi Sulut,” ujarnya.
Kolaborasi ini dipandang strategis untuk memastikan potensi daerah tidak hanya berhenti di level lokal, tetapi mampu menembus pasar yang lebih besar. Harapannya, UMKM Sulut akan naik kelas sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.


