Siau - Tim Brigade Manguni (BM) DPD Manado menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kepulauan Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Bantuan tiba melalui Pelabuhan Ulu Siau pada 1 Februari 2026 dan langsung diarahkan ke Posko Bencana Utama di Ondong, Selasa (2/2/2026).
Kedatangan tim yang dipimpin Wakil Tonaas Tommy Tondok bersama Sekretaris BM Manado dan anggota tim Agus Kamba, Andre Wehantow, Rico, dan Marlan disambut Patris Manderos, Kasubag Kepegawaian BPBD Sitaro, serta Camat Siau Tengah Iwan Josep, SIK.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sitaro, Sonny Belseran, menjelaskan banjir bandang yang terjadi pada 5 Januari 2026 berdampak pada empat kecamatan: Siau Timur, Siau Timur Selatan, Siau Barat, dan Siau Barat Selatan. Tujuh titik terparah berada di Kelurahan Bahu, Peling, Laghaeng, Batusenggo, Bumbiha, Paseng, dan Bandil.
BPBD mencatat korban meninggal dunia berkisar 13–16 orang, sementara 3–5 orang masih dalam pencarian. Ratusan warga mengungsi dan pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak kejadian.
Menurut Sonny, kebutuhan mendesak korban saat ini meliputi bahan makanan dan bumbu dapur, peralatan dapur dan rumah tangga, serta solar dan pertalite untuk mendukung operasional alat berat di lokasi pembersihan material banjir.
“Alat berat masih bekerja membuka akses dan membersihkan material lumpur serta kayu. BBM sangat dibutuhkan untuk operasional di lapangan,” ujarnya.
Sejumlah warga yang kehilangan tempat tinggal sementara ditampung di beberapa titik pengungsian, termasuk Museum Sitaro di wilayah Bahu Lingkungan 3.
Camat Iwan Josep menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan dan memastikan pendataan kebutuhan warga terus dilakukan agar bantuan yang masuk tepat sasaran.


