Manado - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bergerak cepat menjawab keluhan masyarakat. Ruas Jalan Ir. Soekarno yang sebelumnya dikeluhkan karena kerusakan, kini resmi masuk tahap pengerjaan di lapangan.
Langkah ini merupakan respons langsung dari Gubernur Sulut, , yang dikenal sigap menindaklanjuti setiap aspirasi warga.
Melalui koordinasi intensif bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulut, proses perbaikan terus dipantau. Sejumlah alat berat telah dikerahkan ke lokasi guna mempercepat pengerjaan, dengan tujuan meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.
Kepala Dinas PUPR Sulut, , memastikan pekerjaan sudah mulai berjalan.
“Petugas sudah berada di lokasi dan pengerjaan sementara berlangsung. Kami memohon doa serta kesabaran masyarakat agar proses ini berjalan lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perbaikan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan serta mempertimbangkan faktor cuaca.
“Jika cuaca mendukung, progres akan lebih maksimal. Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas di area pengerjaan,” tambahnya.
Tak hanya fokus pada satu titik, Pemprov Sulut juga tengah melakukan pendataan terhadap sejumlah ruas jalan lain yang menjadi perhatian publik, baik yang berada di bawah kewenangan daerah maupun pusat. Koordinasi lintas instansi pun terus diperkuat agar penanganan infrastruktur berjalan terpadu.
Respons cepat ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan. Aktivis Sulut, , menilai langkah Gubernur YSK mencerminkan kepemimpinan yang peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Apa yang dilakukan saat ini benar-benar berdasarkan aspirasi warga dan langsung direspons cepat. Ini patut diapresiasi,” ujarnya.
Ia juga menyebut masyarakat Sulut patut bangga memiliki pemimpin yang tidak hanya mendengar, tetapi juga bertindak nyata demi kesejahteraan rakyat.
Dengan dimulainya perbaikan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap manfaatnya segera dirasakan masyarakat, sekaligus mendorong kelancaran mobilitas serta pertumbuhan ekonomi daerah.


