Makassar - Suasana dialog kepemudaan bersama Cabang Makassar mendadak penuh semangat saat Gubernur Sulawesi Utara, , hadir dan memberikan motivasi tajam kepada generasi muda.
Di sela kunjungan kerjanya ke , Gubernur Yulius tidak sekadar berbicara—ia “mengguncang” pola pikir para mahasiswa dengan pesan kuat tentang pentingnya mengenal diri dan mengabdikan diri sepenuhnya untuk bangsa.
Dalam pemaparannya, Yulius membagikan perjalanan hidupnya yang dimulai dari dunia militer hingga kini memimpin . Ia menegaskan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui totalitas pengabdian di setiap tugas yang diemban.
“Di mana pun kita ditempatkan, yang utama adalah semangat mengabdi dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan negara,” tegasnya di hadapan kader GMKI.
Tak hanya itu, ia juga mengutip filosofi legendaris dari yang menurutnya sangat relevan bagi generasi muda saat ini.
“Kenali diri sendiri dan musuhmu. Dengan pemahaman itu, seribu kali berperang, seribu kali menang. Ini kunci menghadapi persaingan global,” ujarnya penuh penekanan.
Pesan tersebut langsung disambut antusias para peserta yang memadati forum dialog. Mereka terlihat serius menyimak setiap kalimat yang disampaikan, seolah mendapat “amunisi baru” untuk menghadapi masa depan.
Menutup arahannya, Gubernur Yulius mengingatkan bahwa generasi muda adalah ujung tombak menuju visi besar . Ia menantang mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi tampil sebagai pelaku utama perubahan.“Anak muda adalah harapan bangsa. Persiapkan diri dari sekarang, tingkatkan kualitas dan daya saing agar mampu menjadi motor penggerak pembangunan,” pungkasnya.
Dialog ini berlangsung khidmat namun penuh energi, memperlihatkan besarnya harapan yang dititipkan kepada generasi muda untuk membawa Indonesia menuju masa depan gemilang.


