MANADO, 9 April 2026 – Gubernur Sulawesi Utara, , membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Provinsi Sulawesi Utara di Aula Mapalus Kantor Gubernur, Kamis (9/4/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa tahun 2027 merupakan tahun penting dalam periode kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur , dengan fokus pada percepatan peletakan fondasi transformasi daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Ia menyampaikan delapan misi pembangunan, antara lain pemberantasan korupsi dan narkoba, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, peningkatan daya saing internasional, serta ketahanan pangan, energi, dan air.
Gubernur juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi, baik global maupun nasional, seperti perlambatan ekonomi dunia, ketidakpastian geopolitik, serta ketimpangan pembangunan antarwilayah di Indonesia. Di tingkat daerah, isu penataan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan target pertumbuhan ekonomi menjadi perhatian.
Terkait kondisi fiskal, Gubernur mengungkapkan adanya keterbatasan ruang keuangan daerah akibat penurunan pendapatan dan pergeseran dari surplus ke defisit pada periode 2025–2027. Ia menekankan pentingnya peningkatan pendapatan daerah serta efisiensi dan efektivitas belanja.
Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk memanfaatkan sumber pendanaan alternatif seperti CSR, skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), serta hibah.
Untuk tahun 2027, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6,7–7,7 persen dan penurunan angka kemiskinan menjadi 5,02–5,42 persen. Target lainnya mencakup peningkatan indeks integritas serta penurunan emisi gas rumah kaca.
Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Dalam Negeri dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman .
Gubernur menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota untuk memastikan sinkronisasi program pembangunan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


