MINAHASA - Warga Kelurahan Peleloan Lingkungan I, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, digemparkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki tanpa identitas pada Minggu malam, 17 Mei 2026, sekitar pukul 19.00 WITA. Bayi tersebut ditemukan dalam sebuah tas putih yang ditinggalkan di depan rumah keluarga Kandouw–Maengkom.
Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga sekitar dan memicu keprihatinan mendalam masyarakat atas dugaan tindakan pembuangan bayi yang kini tengah diselidiki pihak kepolisian.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian pertama kali diketahui setelah warga mendengar aktivitas mencurigakan di sekitar lokasi. Salah satu saksi, Moudy Repi (60), mengaku saat itu sedang berada di ruang tamu bersama istrinya, Yeni Umbas, karena dalam kondisi kurang sehat.
Tidak lama kemudian, keduanya mendengar suara sepeda motor berhenti di depan rumah. Karena merasa curiga, Yeni Umbas sempat melihat keluar melalui jendela dan mendapati dua orang berboncengan menggunakan sepeda motor. Namun kondisi malam yang gelap membuat identitas keduanya tidak dapat dikenali.
“Awalnya dikira hanya orang mencari lumut di selokan untuk umpan memancing,” ujar saksi kepada petugas.
Beberapa saat kemudian, suara sepeda motor kembali terdengar berhenti di depan rumah keluarga Kandouw–Maengkom sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
Kecurigaan warga mulai terjawab saat saksi Yeni Lanawang mendengar suara yang awalnya dikira suara anak kucing. Karena penasaran, dirinya membuka pintu rumah dan menemukan sebuah tas putih dalam keadaan tidak terkunci.
Saat diperiksa menggunakan senter, saksi terkejut mendapati seorang bayi laki-laki berada di dalam tas tersebut.
“Tiba-tiba saya lihat ada bayi di dalam tas. Saya langsung berteriak memanggil warga,” ungkapnya.
Warga kemudian segera menghubungi Kepala Lingkungan I, Jefri Kumase. Bersama masyarakat sekitar, bayi tersebut langsung dievakuasi ke RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano guna mendapatkan penanganan medis.
Saksi juga mengaku sempat mendengar suara sepeda motor dengan knalpot bising atau brong berhenti di depan rumah sebelum bergerak menuju arah Remboken.
Hingga kini, bayi laki-laki tersebut masih berada dalam perawatan tim medis di RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano dan dilaporkan dalam kondisi mendapatkan pengawasan intensif.
Sementara itu, pihak masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas bayi maupun pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian itu agar segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.
Kasus penemuan bayi ini kembali menjadi sorotan publik dan menambah daftar persoalan sosial yang memerlukan perhatian serius, khususnya terkait perlindungan anak dan tanggung jawab terhadap keselamatan bayi yang baru dilahirkan.


