Minahasa. Smnc - Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, menghadiri pertemuan strategis organisasi perangkat desa di Benteng Moraya, Senin (11/5/2026).
Pertemuan melibatkan DPD Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sulawesi Utara dengan pengurus tingkat kabupaten dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Minahasa.
Vanda hadir selaku Ketua Dewan Penasehat DPC ABPEDNAS Minahasa.
Ia didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Lynda D. Watania.
Kegiatan ini berfokus pada penguatan sinergi tata kelola pemerintahan desa yang bersih.
Acara tersebut merangkaikan penyerahan SK kepengurusan DPC ABPEDNAS Minahasa.
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, menyerahkan langsung pataka organisasi kepada pengurus baru.
Ia didampingi oleh Ketua DPD ABPEDNAS Sulut sekaligus Anggota DPD RI, Stefanus B.A.N. Liow.
Selain prosesi organisasi, ABPEDNAS menunjukkan kepedulian melalui aksi sosial dan lingkungan.
Mereka menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, organisasi ini membagikan bibit pohon kepada perwakilan penerima sebagai upaya pelestarian alam.
Dalam sambutannya, Vanda Sarundajang menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) perangkat desa.
Ia mengingatkan anggota BPD agar memahami regulasi tata kelola pemerintahan secara mendalam.
Menurutnya, desa merupakan ujung tombak kemajuan Kabupaten Minahasa.
Vanda menegaskan agar BPD menjalankan fungsi pengawasan secara profesional dan objektif.
Pengawasan tersebut bertujuan memastikan pelayanan publik berjalan dengan optimal di tingkat desa.
Ia meminta pengurus menghindari upaya mencari-cari kesalahan pihak lain.
”Pastikan pengelolaan Dana Desa berlangsung transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujar Wabup Vanda saat membacakan sambutan Bupati Minahasa.
Ia mengingatkan seluruh aparat desa untuk menghindari penyalahgunaan kewenangan.
Hal ini bertujuan mencegah kerugian bagi masyarakat maupun perangkat desa itu sendiri.
Sinergi ini menjadi sangat krusial menjelang agenda politik lokal di Minahasa.
Kabupaten ini akan menggelar pemilihan hukum tua serentak pada Juni mendatang.
Tercatat ada 129 desa yang akan melaksanakan pemungutan suara tersebut.
Vanda meminta ABPEDNAS menjaga kondisi wilayah agar tetap kondusif dan strategis.
Ia berharap pemilihan tersebut dapat menghasilkan kepemimpinan desa yang berintegritas.
Pemerintah daerah terus mendorong terciptanya tata kelola desa yang mandiri serta sejahtera.
Pertemuan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Minahasa dan para camat.
Jajaran hukum tua serta seluruh anggota BPD se-Kabupaten Minahasa juga memadati lokasi kegiatan.
Pemilihan Benteng Moraya sebagai lokasi acara bertujuan mempromosikan destinasi wisata budaya.(Jem)






