Iklan

Dukung Program Gubernur Yulius Tekan Pengangguran, SMK Negeri 3 Manado Cetak Lulusan Siap Kerja hingga Jepang

Swara Manado News
Kamis, 23 Juli 2026, 09:13 WIB Last Updated 2026-07-23T01:13:21Z


MANADO
– Komitmen Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam menekan angka pengangguran terus mendapat dukungan nyata dari dunia pendidikan. Salah satu bentuk dukungan tersebut ditunjukkan SMK Negeri 3 Manado yang secara konsisten membuka peluang kerja bagi para lulusannya di Jepang melalui jalur resmi.


Program penempatan kerja ke luar negeri itu dinilai selaras dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda.


Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Utara menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami tren penurunan, dari 6,03 persen pada Februari 2025 menjadi 5,78 persen pada November 2025, dan kembali turun menjadi 5,75 persen pada Februari 2026. Meski demikian, tantangan penyediaan lapangan kerja tetap menjadi perhatian, sehingga kolaborasi antara pemerintah dan dunia pendidikan dinilai sangat penting.


Kepala SMK Negeri 3 Manado, Silvya Engely Cathrien Ransulangi, S.Pd., M.M., mengatakan sekolah terus berkomitmen menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di pasar kerja internasional. Menurutnya, Jepang masih menjadi salah satu negara tujuan yang membuka peluang besar bagi tenaga kerja terampil asal Indonesia.


"Kesempatan bekerja di Jepang merupakan peluang yang sangat baik bagi lulusan kami. Seluruh proses dilakukan melalui jalur resmi sehingga keamanan dan kepastian kerja para lulusan tetap terjamin," ujar Silvya.


Ia mengungkapkan, kerja sama dengan berbagai perusahaan di Jepang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Hampir setiap tahun, lulusan SMK Negeri 3 Manado berhasil diberangkatkan untuk bekerja di Negeri Sakura.


Untuk menunjang kesiapan siswa, sekolah juga menghadirkan empat guru bahasa Jepang serta tenaga pengajar bahasa Inggris agar lulusan memiliki kompetensi bahasa dan keterampilan sesuai kebutuhan industri global.


Silvya mengakui masih ada sebagian orang tua yang ragu mengizinkan anaknya bekerja di luar negeri. Karena itu, ia berharap masyarakat melihat peluang tersebut sebagai investasi masa depan yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mengurangi angka pengangguran di Sulawesi Utara.


Ia juga menyebut perhatian terhadap lulusan SMK Sulut datang langsung dari Pemerintah Jepang. Bahkan, Duta Besar Jepang pernah berkunjung ke Manado untuk mendorong semakin banyak lulusan SMK asal Sulawesi Utara bekerja di Jepang karena tingginya kebutuhan tenaga kerja di negara tersebut.


Keberhasilan SMK Negeri 3 Manado dalam menyalurkan lulusannya ke dunia kerja menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah mampu memberikan kontribusi nyata terhadap program pembangunan daerah.


Melalui peningkatan kualitas pendidikan vokasi, penguatan kompetensi, dan perluasan akses kerja hingga ke luar negeri, langkah SMK Negeri 3 Manado diharapkan semakin memperkuat upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dalam menciptakan SDM unggul, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dukung Program Gubernur Yulius Tekan Pengangguran, SMK Negeri 3 Manado Cetak Lulusan Siap Kerja hingga Jepang

Terkini

Iklan