MANADO – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado menggelar Gerakan Indonesia Asri dengan melakukan aksi bersih-bersih di sejumlah titik Kota Manado, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut menyasar kawasan depan Kantor DLH Kota Manado, Lapangan Sparta Tikala, kawasan KONI Sario serta sejumlah lokasi lainnya.
Petugas bersama jajaran terkait turun langsung membersihkan sampah yang berserakan di lingkungan. Berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, botol minuman hingga kemasan makanan dikumpulkan dalam kegiatan tersebut.
Kepala DLH Kota Manado, Pontowuisang Kakauhe, mengatakan kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
“Mari kita sama-sama menjaga kebersihan Kota Manado. Buanglah sampah pada tempatnya dan jangan membuang sampah sembarangan,” imbaunya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran irigasi, sungai maupun kawasan bibir pantai.
Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan persoalan lingkungan karena sampah yang menumpuk berpotensi menghambat aliran air serta terbawa hingga ke laut.
“Karena dampaknya nanti akan kita tanggung bersama,” tegas Kakauhe.
Ia menambahkan, Gerakan Indonesia Asri tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan.
Kakauhe menyebut tindakan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan secara konsisten oleh seluruh masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Manado, Andrei Angouw, terus mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari wajah kota.
“Pak Wali Kota Manado Andrei Angouw selalu mengingatkan, wajah kota tercermin dari bagaimana warganya memperlakukan sampah,” ujarnya.
DLH berharap Gerakan Indonesia Asri dapat menjadi momentum untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, sehingga kebersihan Kota Manado tidak hanya bergantung pada kegiatan pembersihan pemerintah.



