Iklan

Iklan

Iklan

Iklan
Tahun Baru Imlek

Iklan

Safari Ramadan di Bitung, Gubernur Yulius Tegaskan: Keberagaman Adalah Kekuatan Tempur Terhebat Sulut

Swara Manado News
Jumat, 13 Maret 2026, 19:50 WIB Last Updated 2026-03-13T11:50:15Z


Bitung
– Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Masjid Nurul Huda, Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa, Jumat (13/03/2026). Dalam momentum Safari Ramadan, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE bersama Ketua TP-PKK Sulut Ny. Anik Yulius Selvanus hadir langsung berbuka puasa bersama Pemerintah dan masyarakat Kota Bitung.

Kehadiran Gubernur bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulut bukan sekadar agenda seremonial. Di hadapan ratusan jamaah, Yulius menegaskan bahwa safari Ramadan menjadi sarana memperkuat silaturahmi sekaligus mengonsolidasikan kebersamaan antara pemerintah dan rakyat demi kemajuan Bumi Nyiur Melambai.

“Ini bukan hanya agenda protokoler. Kami datang untuk bertemu langsung dengan masyarakat, menyatukan hati dan pikiran demi masa depan Sulawesi Utara,” ujar Gubernur dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Yulius memberikan apresiasi khusus kepada Kota Bitung yang dinilainya memiliki peran strategis sebagai gerbang maritim dan pusat industri Sulawesi Utara. Menurutnya, stabilitas keamanan dan keharmonisan masyarakat di kota ini menjadi faktor penting dalam menjaga denyut ekonomi daerah.

“Bitung adalah garis depan ekonomi Sulawesi Utara. Ketangguhan kota ini adalah simbol kekuatan daerah kita,” tegasnya.

Mengangkat pengalaman militernya, Gubernur Yulius juga mengingatkan umat Muslim bahwa tujuh hari terakhir Ramadan adalah fase yang sangat menentukan. Ia mengibaratkan momen tersebut sebagai “masa krusial” dalam operasi militer, di mana setiap prajurit harus mengerahkan seluruh kekuatan hingga garis akhir.

“Di fase akhir ini jangan kendor. Justru kita harus memperkuat ibadah dan semangat, agar kemenangan di hari Idul Fitri benar-benar diraih dengan maksimal,” katanya.

Selain pesan spiritual, Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan persatuan masyarakat. Ia mengajak warga untuk menjadi “mata dan telinga” bagi kedamaian daerah, sekaligus menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah persaudaraan.

Menurutnya, keberagaman di Sulawesi Utara adalah kekuatan utama yang harus terus dijaga bersama.

“Perbedaan bukan kelemahan. Justru keberagaman adalah kekuatan tempur terbesar yang membuat Sulawesi Utara tetap kokoh,” tegas Yulius.

Menutup sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Bitung agar pembangunan berjalan dalam satu visi dan satu komando.

“Dengan semangat Torang Samua Basudara, saya yakin Sulawesi Utara akan terus menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Safari Ramadan di Bitung, Gubernur Yulius Tegaskan: Keberagaman Adalah Kekuatan Tempur Terhebat Sulut

Terkini

Iklan