Iklan

Isu Gudang Sianida di Mogolaing Dipatahkan Fakta Lapangan, Warga Sebut Hoaks dan Menyesatkan

Swara Manado News
Sabtu, 02 Mei 2026, 17:44 WIB Last Updated 2026-05-02T09:44:10Z

 


KOTAMOBAGU – Isu dugaan keberadaan gudang penyimpanan bahan kimia berbahaya jenis sianida di kawasan padat penduduk Mogolaing, Kota Kotamobagu, mulai runtuh setelah dilakukan penelusuran langsung di lokasi.


Kabar yang sempat beredar luas dan memicu keresahan warga tersebut kini dipastikan tidak berdasar. Fakta di lapangan menunjukkan tidak adanya aktivitas mencurigakan maupun indikasi penyimpanan zat berbahaya sebagaimana yang ditudingkan sebelumnya.


Pantauan di lingkungan yang disebut dalam pemberitaan memperlihatkan situasi berjalan normal. Tidak ditemukan gudang, peralatan khusus, maupun tanda-tanda distribusi bahan kimia beracun. Aktivitas warga berlangsung seperti biasa tanpa gangguan.


Sejumlah warga yang ditemui secara terpisah pun secara tegas membantah isu tersebut. Mereka menilai informasi yang beredar telah menyimpang dari kenyataan dan berpotensi merusak ketenangan lingkungan.


“Saya sudah lama tinggal di sini, tidak pernah ada aktivitas seperti yang diberitakan. Itu tidak benar,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.


Klarifikasi juga muncul terkait sosok yang disebut dalam kabar tersebut. Warga menegaskan bahwa pria berinisial Hi. SL bukanlah pelaku usaha bahan kimia, melainkan pedagang emas dan perhiasan yang telah lama dikenal di lingkungan setempat.


“Beliau hanya jual beli emas. Tidak ada kaitan dengan sianida,” ungkap warga lainnya.


Tidak adanya tindakan dari aparat penegak hukum, seperti pemasangan garis polisi atau pengamanan khusus, semakin menguatkan bahwa isu tersebut tidak memiliki dasar kuat. Biasanya, jika ditemukan bahan berbahaya di kawasan permukiman, aparat akan segera melakukan langkah sterilisasi dan penyelidikan.


Situasi ini memunculkan dugaan bahwa kabar yang sempat viral tersebut merupakan bentuk misinformasi atau belum melalui proses verifikasi yang akurat.


Warga berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi informasi, khususnya yang menyangkut isu sensitif dan berpotensi merugikan pihak tertentu. Mereka juga menekankan pentingnya klarifikasi sebelum menyebarkan informasi ke publik.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa di tengah derasnya arus informasi, verifikasi fakta tetap menjadi kunci utama untuk mencegah kepanikan dan menjaga stabilitas sosial di masyarakat.(7@m)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Isu Gudang Sianida di Mogolaing Dipatahkan Fakta Lapangan, Warga Sebut Hoaks dan Menyesatkan

Terkini

Iklan