Iklan

Pak Eko Angkat Bicara! Viral Dugaan Perselingkuhan Disebut Fitnah, Nama Baik dan Keluarga Jadi Korban

Swara Manado News
Jumat, 15 Mei 2026, 15:00 WIB Last Updated 2026-05-15T07:00:46Z


MITRA - Riuh komentar di media sosial yang menyeret nama Pak Eko dalam dugaan perselingkuhan akhirnya pecah menjadi polemik serius. Setelah namanya viral melalui unggahan akun Facebook “Mitra Viral”, Pak Eko memilih buka suara dan melawan balik tuduhan yang menurutnya telah berubah menjadi fitnah keji yang menghancurkan kehormatan dirinya serta keluarganya.


Dengan wajah penuh kecewa, Pak Eko menegaskan bahwa tudingan hubungan terlarang dengan seorang perempuan berinisial LCR sama sekali tidak benar. Ia menyebut pertemuan mereka hanya berkaitan dengan urusan bisnis dan pekerjaan, bukan seperti narasi liar yang berkembang di media sosial.


“Saya tidak pernah selingkuh. Pertemuan kami hanya membahas pekerjaan. Jangan karena melihat kami berbicara lalu langsung menggiring opini seolah-olah ada hubungan terlarang,” ujar Pak Eko dengan nada tegas.


Viralnya isu tersebut disebut menjadi pukulan berat bagi dirinya. Tidak hanya menyerang secara pribadi, dampaknya juga dirasakan oleh keluarga dan orang-orang terdekat yang ikut menjadi sasaran komentar pedas warganet.


Menurut Pak Eko, media sosial kini terlalu mudah dijadikan ruang untuk menghakimi seseorang tanpa bukti dan tanpa klarifikasi. Ia menilai apa yang dialaminya bukan lagi sekadar gosip biasa, melainkan sudah masuk pada dugaan pencemaran nama baik.


“Ini bukan sekadar viral. Nama baik, kehormatan, dan keluarga saya ikut dihancurkan. Orang menyebarkan cerita tanpa tahu fakta sebenarnya,” katanya.


Di tengah derasnya sorotan publik, Pak Eko juga mengaku sedih karena masa lalunya saat bekerja di Ubar kembali diungkit dan dijadikan bahan serangan di media sosial. Ia mengakui setiap orang memiliki masa lalu, namun menurutnya tidak pantas digunakan untuk menjatuhkan seseorang yang sedang berusaha memperbaiki hidup.


“Saya tidak pernah lari dari masa lalu. Tapi apakah harus terus diungkit untuk menyerang saya? Semua orang pasti pernah jatuh dan punya kesalahan dalam hidup,” ungkapnya lirih.


Ia menegaskan bahwa saat ini dirinya hanya ingin fokus bekerja, menjalani kehidupan yang lebih baik, dan menjaga keluarganya dari tekanan publik yang terus berkembang akibat isu tersebut.


Polemik ini juga memunculkan perhatian masyarakat yang mulai menyoroti maraknya budaya “menghakimi di media sosial” tanpa dasar fakta yang jelas. Sejumlah warga mengingatkan bahwa penyebaran tuduhan tanpa bukti dapat berujung pada persoalan hukum, termasuk dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait pencemaran nama baik.


Merasa terus disudutkan, Pak Eko pun mengisyaratkan siap mengambil langkah hukum jika tuduhan dan fitnah tersebut masih terus disebarkan.


“Saya masih memilih menahan diri. Tapi kalau fitnah ini terus berjalan dan menyerang keluarga saya, tentu saya akan tempuh jalur hukum. Semua orang harus bertanggung jawab atas apa yang disebarkan di media sosial,” tandasnya.


Di akhir keterangannya, Pak Eko mengajak masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya pada potongan foto, asumsi, maupun narasi yang belum terbukti kebenarannya.


“Jangan demi viral lalu menghancurkan nama baik orang lain. Sekali seseorang dihakimi di media sosial, dampaknya bisa panjang bagi kehidupan dan keluarganya,” tutup Pak Eko.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pak Eko Angkat Bicara! Viral Dugaan Perselingkuhan Disebut Fitnah, Nama Baik dan Keluarga Jadi Korban

Terkini

Iklan