Iklan

Wali Kota Andrei Angouw Bedah Total Sistem Persampahan, Kinerja Kecamatan Diuji hingga Rute Motor Sampah

Swara Manado News
Rabu, 22 Juli 2026, 14:07 WIB Last Updated 2026-07-22T06:07:32Z


MANADO
– Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Sekretaris Kota dr. Steaven Dandel, M.Ph, kembali menggelar rapat teknis bersama jajaran kecamatan untuk mengevaluasi secara menyeluruh sistem pengelolaan sampah di Kota Manado. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota, Rabu (22/7/2026), menjadi lanjutan dari evaluasi sebelumnya yang digelar pada 17 Juli 2026.


Dalam rapat tersebut, Kecamatan Paal II dan Kecamatan Singkil memaparkan progres penanganan kebersihan di wilayah masing-masing. Hadir Camat Paal II Frangky Mantis, Camat Singkil Junaidi Mamonto, para sekretaris kecamatan, serta pejabat struktural terkait.


Evaluasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada laporan administratif, tetapi menelusuri seluruh rantai pengelolaan sampah, mulai dari pengangkutan di rumah warga, operasional motor sampah, Stasiun Peralihan Antara (SPA), armada truk pengangkut hingga proses pembuangan akhir di TPA Sumompo.


Wali Kota meminta data rinci mengenai jumlah armada truk, sopir, kenek, motor sampah, hingga tenaga pengangkut yang bertugas di setiap kecamatan. Bahkan, efektivitas rute pengangkutan dan jarak tempuh operasional setiap armada turut dianalisis untuk memastikan pelayanan berjalan efisien.


Salah satu perhatian utama adalah operasional motor sampah. Wali Kota mempertanyakan jumlah unit yang tersedia, pembagian wilayah kerja, hingga jam operasional setiap kendaraan. Contohnya di Kecamatan Paal II, satu unit motor sampah melayani dua lingkungan dengan rata-rata waktu operasional sekitar lima jam sebelum bergantian dengan unit lainnya.


Menurut Andrei Angouw, distribusi armada harus lebih merata agar tidak ada kendaraan yang menganggur sementara wilayah lain mengalami kekurangan layanan. Karena itu, koordinasi operasional motor sampah harus berada di bawah kendali kecamatan agar lebih fleksibel dan mampu menjangkau seluruh lingkungan secara optimal.


Selain motor sampah, armada truk pengangkut juga menjadi perhatian. Jalur operasional, kapasitas angkut, hingga efektivitas distribusi menuju TPA Sumompo dibahas secara mendalam untuk menghindari keterlambatan pengangkutan sampah.


Evaluasi juga menyasar petugas penyapu jalan. Wali Kota menekankan bahwa ukuran keberhasilan bukan sekadar kehadiran petugas, melainkan hasil nyata berupa kebersihan ruas jalan yang menjadi tanggung jawab mereka. Kondisi kesehatan, lokasi kerja, hingga kualitas hasil pekerjaan turut menjadi bagian dari penilaian.


Rapat teknis ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Manado dalam memperkuat sistem pengelolaan persampahan melalui evaluasi berbasis data dan kondisi lapangan. Pemerintah berharap langkah tersebut mampu meningkatkan efektivitas pelayanan kebersihan serta menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih, sehat, dan tertata bagi masyarakat.

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Wali Kota Andrei Angouw Bedah Total Sistem Persampahan, Kinerja Kecamatan Diuji hingga Rute Motor Sampah

Terkini

Iklan