Postingan Populer

Total Tayangan Halaman

Iklan

Camat Paal Dua: Pengendalian Sungai Bukan Sekadar Proyek, Ini Menyangkut Nyawa dan Harta Warga

Swara Manado News
Selasa, 06 Oktober 2026, 15:13 WIB Last Updated 2026-10-06T07:13:17Z


MANADO -
 Camat Paal Dua Franky Mantis, SE., Par., MM menegaskan bahwa rencana pekerjaan pengendalian banjir melalui program NUFReP (National Urban Flood Resilience Project) di Kota Manado bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan nyawa dan perlindungan harta masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai.


Pernyataan itu disampaikan Mantis saat membuka sosialisasi rencana pekerjaan pengendalian banjir yang dilaksanakan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I Manado, di Aula Kantor Camat Paal Dua, Selasa (6/10/2026).


Menurut Mantis, kondisi sungai harus menjadi perhatian bersama, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kota Manado.


“Kalau terjadi hujan deras, sungai ini bisa menjadi musibah kalau tidak ada peningkatan kapasitas sungai,” ujar Mantis.


Karena itu, ia mengapresiasi langkah BWS Sulawesi I yang mendorong program peningkatan kapasitas sungai melalui NUFReP.


Mantis menilai, normalisasi dan penataan sungai menjadi kebutuhan penting untuk mengurangi risiko banjir sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai.


“Ini proyek penyelamat nyawa dan harta masyarakat yang tinggal di dekat bantaran sungai,” tegasnya.


Ia pun mengajak masyarakat Paal Dua dan wilayah terdampak lainnya untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mendukung serta mengawal pelaksanaan pekerjaan tersebut.


Salah satu hal yang menjadi perhatian Camat Paal Dua adalah persoalan sampah. Ia meminta masyarakat menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai karena dapat menghambat aliran air dan memperbesar risiko banjir.


“Jangan lagi sembarangan membuang sampah di aliran sungai,” pintanya.


Selain persoalan lingkungan, Mantis juga meminta masyarakat membantu pemerintah dan BWS dalam proses pendataan warga yang terdampak rencana pekerjaan.


Ia mengingatkan agar data yang disampaikan harus benar, jujur dan sesuai kondisi di lapangan sehingga proses ganti untung dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan baru.


“Bantu data warga dengan jujur dan tidak memberatkan agar ganti untung dapat berjalan dengan baik,” katanya.


Mantis berharap seluruh proses pekerjaan dapat dikawal bersama, mulai dari pendataan, proses pengadaan lahan hingga pelaksanaan pekerjaan fisik.


“Mari kita kawal pekerjaan ini agar sungai menjadi berkat, bukan menjadi ancaman bagi masyarakat,” ujarnya.


NUFReP Sentuh Sungai Tikala, Sario dan Tondano

Sementara itu, PPK BWS Sulawesi I Manado Olvy Motulo, ST., MT menjelaskan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari tahapan rencana pengendalian banjir di Kota Manado.


Program tersebut mencakup penanganan Sungai Tikala, Sungai Sario dan Sungai Tondano, dengan dukungan kerja sama Pemerintah Indonesia dan Bank Dunia.


Khusus Sungai Tikala, rencana pekerjaan meliputi normalisasi sungai, penanganan sedimentasi, pembangunan tanggul, penataan drainase serta penanganan dampak terhadap masyarakat.


Olvy mengatakan, proses pembebasan atau pengadaan lahan telah berproses sejak 2021 dan masih menghadapi sejumlah persoalan yang perlu diselesaikan.


Menurutnya, aspek lahan harus dipastikan clear and clean sebelum tahapan pekerjaan proyek berjalan lebih lanjut.


Karena itu, sosialisasi menjadi penting agar masyarakat mengetahui rencana pekerjaan sekaligus memahami tahapan yang harus dilalui, termasuk proses pendataan dan ganti untung bagi masyarakat yang terdampak.


Bagi Camat Paal Dua, keberhasilan program tersebut tidak hanya ditentukan pemerintah dan pelaksana proyek. Dukungan masyarakat juga menjadi faktor penting agar upaya pengendalian banjir benar-benar memberikan manfaat bagi warga.


Sungai yang selama ini berpotensi menjadi ancaman saat hujan deras diharapkan ke depan dapat ditata dan dikembalikan fungsinya sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir Kota Manado.

👁️ Dilihat: hitwebcounter.com/
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Camat Paal Dua: Pengendalian Sungai Bukan Sekadar Proyek, Ini Menyangkut Nyawa dan Harta Warga

Terkini

Iklan