MINAHASA SELATAN - Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Suhartin Marlina Mamoto (SMM) mulai memanaskan mesin partai. Langkah awal dilakukan dengan konsolidasi internal untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.
Konsolidasi tersebut dipimpin langsung SMM dalam rapat internal DPC Partai Gerindra Minsel di Restoran Monic Alar, Rabu (8/10/2026).
Rapat menjadi momentum awal bagi kepengurusan baru untuk mengevaluasi sekaligus mengaktifkan kembali struktur organisasi partai, termasuk memastikan kesiapan Pengurus Anak Cabang (PAC) hingga pengurus ranting di desa dan kelurahan.
“Kita mulai melakukan konsolidasi internal. Kita lakukan evaluasi mulai dari tingkat DPC untuk melengkapi struktur,” ujar SMM.
Menurutnya, penguatan organisasi Gerindra Minsel akan dilakukan secara bertahap melalui tiga fase konsolidasi yang dirancang hingga 2028.
Pada fase pertama, tahun 2026, konsolidasi difokuskan pada pembenahan dan kelengkapan struktur organisasi mulai dari DPC, PAC hingga pengurus desa dan kelurahan.
“Untuk tahun 2026 kita fokus melengkapi struktur organisasi, mulai dari tingkat DPC, PAC hingga pengurus desa dan kelurahan,” jelasnya.
Memasuki 2027, konsolidasi diarahkan pada penguatan struktur sekaligus kultur partai. Tahap ini mencakup peningkatan soliditas, kedisiplinan, militansi serta pola kerja kader agar semakin terorganisir.
“Nanti 2027 kita masuk pada fase penguatan struktur dan kultur partai,” kata SMM.
Sementara pada 2028, Gerindra Minsel menargetkan seluruh mesin organisasi memasuki tahap pematangan.
“Tahun 2028 kita matangkan semua, sebagaimana arahan Pak Ketua DPD YSK, partai harus kompak, bergerak dan berdampak untuk masyarakat,” tegasnya.
Konsolidasi juga menjadi ruang bagi jajaran pengurus untuk menyampaikan pokok pikiran dan rekomendasi terkait penyempurnaan struktur DPC, reaktivasi PAC serta pembentukan dan penguatan ranting di setiap desa dan kelurahan.
Namun, SMM menegaskan, penguatan partai tidak boleh berhenti pada persoalan administrasi organisasi.
Setelah struktur diperkuat, kader Gerindra Minsel akan diarahkan turun langsung ke tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan.
“Dalam waktu dekat kita akan mulai bergerak ke masing-masing PAC. Kita akan gulirkan program kemanusiaan sekaligus mendekatkan Partai Gerindra dengan masyarakat,” ujarnya.
Menurut SMM, kekuatan organisasi harus diterjemahkan melalui kerja nyata. Karena itu, seluruh kader Gerindra Minsel didorong memiliki semangat yang sama untuk membangun partai yang solid sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Seluruh kader Gerindra Minsel harus kompak, bergerak bersama untuk berdampak bagi masyarakat,” katanya.
Selain konsolidasi internal, SMM juga menyatakan komitmen DPC Gerindra Minsel untuk mendukung dan mengawal program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta program Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus (YSK).
“Kita dukung dan menjadi garda terdepan mengawal program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur YSK,” tandasnya.
Rapat tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara Tommy Pantow, jajaran pengurus DPC, serta sejumlah pengurus DPC Tidar Kabupaten Minahasa Selatan.
Bagi SMM, konsolidasi menjadi titik awal membangun mesin partai yang lebih terstruktur, solid dan responsif.
Dengan tahapan yang disusun hingga 2028, Gerindra Minsel menargetkan struktur organisasi bukan sekadar lengkap secara administratif, tetapi aktif bergerak dan hadir di tengah masyarakat.
Semangat “kompak, bergerak dan berdampak” pun diposisikan sebagai arah kerja Gerindra Minsel dalam menerjemahkan konsolidasi organisasi menjadi kerja nyata.


