Postingan Populer

Total Tayangan Halaman

Iklan

Ibadah Oikumene Pemkab Minahasa: ASN Diingatkan, Integritas Harus Terwujud dalam Pelayanan

Swara Manado News
Kamis, 08 Oktober 2026, 11:26 WIB Last Updated 2026-10-08T03:26:34Z


MINAHASA, SMNC
— Nilai iman, hikmat dan integritas kembali ditegaskan sebagai fondasi penting bagi aparatur sipil negara dalam menjalankan amanah pemerintahan dan melayani masyarakat.

Pesan tersebut mengemuka dalam Ibadah Oikumene Pemerintah Kabupaten Minahasa Bulan Oktober 2026 yang digelar di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Kamis (8/10/2026).

Ibadah yang dihadiri ratusan ASN tersebut tidak hanya menjadi agenda kerohanian, tetapi juga momentum refleksi terhadap tanggung jawab aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM., M.Si. hadir bersama Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan, SE. Turut hadir jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, para asisten, staf ahli, kepala badan, kepala dinas, kepala satuan, Direktur RSUD, kepala bagian hingga camat se-Kabupaten Minahasa.

Pelayanan firman Tuhan disampaikan Pdt. Tadius Batasina, dengan bacaan Alkitab dari 1 Raja-Raja 3:1-15 tentang permohonan Raja Salomo kepada Tuhan untuk memperoleh hikmat dan kebijaksanaan dalam memimpin.

Pesan tersebut menjadi refleksi bagi jajaran pemerintahan bahwa kekuasaan dan tanggung jawab membutuhkan hikmat agar setiap keputusan tetap berpijak pada keadilan, ketulusan dan integritas.

Dalam konteks pemerintahan, nilai itu dinilai penting karena setiap kebijakan dan pelayanan ASN bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Dandim: Keseimbangan Jasmani dan Rohani Penting

Sementara itu, Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf Bonaventura Ageng F.S. mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan kehidupan jasmani dan rohani bagi aparatur pemerintah.

Menurutnya, kekuatan spiritual dapat menjadi modal dalam membentuk pribadi yang tangguh, berintegritas dan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan tugas.

Ia mengajak ASN tidak berhenti pada kegiatan ibadah secara seremonial, tetapi membawa nilai-nilai yang diperoleh ke dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja maupun masyarakat.

“Menjadi teladan dimulai dari lingkungan keluarga, tempat kita bekerja, hingga di tengah masyarakat,” menjadi salah satu pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Ibadah Oikumene ini diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus mengingatkan jajaran Pemkab Minahasa bahwa integritas bukan sekadar nilai yang disampaikan dalam ruang ibadah, melainkan harus terlihat dalam sikap, keputusan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan demikian, penguatan kehidupan spiritual di lingkungan pemerintahan diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan profesionalisme, tanggung jawab dan komitmen ASN dalam menghadirkan pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat Minahasa. (Jem)

๐Ÿ‘️ Dilihat: hitwebcounter.com/
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ibadah Oikumene Pemkab Minahasa: ASN Diingatkan, Integritas Harus Terwujud dalam Pelayanan

Terkini

Iklan