Usai menerima SK sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Minahasa Selatan, Suhartin Marlina Mamoto (SMM),langsung bergerak cepat,langkah awal diambil dengan berbagi kasih dan melakukan bakti sosial di kecamatan Modoinding bersama para kader Gerindra Minahasa selatan.
Suhartini Marlina Mamoto yang di kenal ramah dan berjiwa sosial tinggi membagiakn sembako untuk para lansia yang ada di kecamatan Modoinding,tak tanggung tanggung ratusan bantuan sembako ini mencakup 10 desa yang ada di kecamatan Modoinding
Dalam kegiatan tersebut, SMM didampingi sejumlah pengurus DPC Gerindra Minsel. Turut terlibat dalam agenda ini jajaran Tunas Indonesia Raya (TIDAR) dan Laskar Gerindra.
Ini juga merupakan Konsolidasi organisasi yang dibalut dengan bakti Sosial yang juga menjadi bagian dari agenda DPC Gerindra Minsel untuk memperkuat struktur kepengurusan sekaligus memperluas kehadiran partai di tengah masyarakat.
SMM sapaan akrab Suhartin Mamoto menyampaikan,untuk penguatan organisasi partai tidak boleh berjalan sendiri tanpa dibarengi dengan kepedulian sosial. Menurutnya, konsolidasi dan aksi kemanusiaan merupakan dua agenda yang harus dilaksanakan secara beriringan sebagaimana arahan Ketum Gerindra Prabowo Subianto yang merupakan Presiden Republik Indonesia dan Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE.
“Kita tidak hanya fokus melakukan konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur, tetapi secara bersamaan juga melakukan aksi sosial,” ungkap SMM.
Istri Ketua Umum Relawan Torang Prabowo-Gibran (Topan 08) itu menambahkan, aktivitas partai tidak semestinya hanya berkutat pada sosialisasi politik. Lebih dari itu, partai harus mampu membangun hubungan yang nyata dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial.
“Kita tidak hanya fokus pada sosialisasi program politik, tetapi juga harus aktif melakukan aksi sosial,” tegasnya.
Di hadapan jajaran pengurus, SMM menekankan pentingnya membangun sinergi, memperkokoh kebersamaan, serta mempererat ikatan persaudaraan di antara kader. Baginya, konsolidasi bukan sekadar pertemuan formal organisasi, melainkan ruang untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen bersama.
Ia mengingatkan seluruh kader agar memahami dan mengimplementasikan moto Partai Gerindra, yakni kompak, bergerak, dan berdampak.
“Partai Gerindra memiliki moto kompak, bergerak, dan berdampak. Itu mengingatkan kita bahwa kita hanya bisa berdampak kalau kita bergerak melakukan aksi. Kita baru bisa bergerak kalau kita kompak. Kuncinya, kita harus kompak dulu,” ujarnya.
Karena itu, SMM berharap seluruh jajaran kepengurusan, mulai dari DPC, PAC hingga ranting, dapat membangun soliditas dan menjaga kesatuan gerak organisasi.
“Semua harus satu komando. Kompak, supaya gerakan kita berdampak untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, SMM juga mengingatkan kader dan simpatisan Gerindra Minsel agar aktif menyosialisasikan program-program kepartai sekaligus mengawal Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto serta program Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus Komaling (YSK).
Menurutnya, program pemerintah perlu dikawal dan disosialisasikan secara tepat agar masyarakat mengetahui berbagai kebijakan yang ditujukan untuk mendukung kesejahteraan rakyat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah kabupaten dalam pelaksanaan program pembangunan, sehingga berbagai kebijakan di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten dapat saling mendukung.
Bagi SMM, keberadaan kader di tengah masyarakat harus disertai pemahaman terhadap program pemerintah sekaligus kepedulian terhadap kebutuhan warga.

